Cara Memulai Usaha dari NOL

Cara Memulai Usaha dari Nol

Halo para pengusaha dan pemilik bisnis, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan tips bagaimana Anda bisa memulai usaha baru dan juga memasarkan usaha Anda dengan lebih BERHASIL.

Ada 5 tips yang akan saya bagikan kepada Anda, mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk Anda dan bisnis Anda.

Pada sebuah forum bisnis,  seorang coach sering melempar pertanyaan seperti ini:

  • Apakah tujuan anda berbisnis?
  • Apakah ingin jadi pengusaha? Ya…
  • Apakah Anda ingin menjadi Entrepreneur sukses? Yes….

Ya, mayoritas peserta dengan semangat menjawab pertanyaan sang coach kalau mereka ingin menjadi pengusaha yang sukses.

Tapi tahukah Anda, ternyata banyak pengusaha-pengusaha yang tidak sukses.
Ada juga diawal bisnisnya menunjukkan pertumbuhan yang bagus. Satu tahun –  dua tahun – bisnisnya sukses, tapi ternyata apa yang terjadi?

Nggak semua bisa survive di 5 tahun pertama.

Bahkan ada survey yang membuktikan, sekitar 80% baru yang dirintis 5 tahun pertama itu tutup, dan ada juga pengusaha yang usahanya tidak jalan, karena mungkin terlilit hutang, tidak punya customer, dan problem-problem lainnya yang membuat usaha mereka tidak jalan.

Entah sepi pengunjung, perang dengan kompetitor, perang harga, dan banyak sekali.

Setelah disodorkan fakta-fakta seperti itu, ada peserta yang tidak percaya diri, akan tetapi banyak juga calon pengusaha yang SEMANGAT ingin menjadi pengusaha sukses, dan merekalah orang-orang yang akan menjadi PEMENANG, begitu juga dengan Anda.

Senang sekali melihat semangat calon pengusaha muda yang semangat dalam menjalankan bisnis.

Berikut tips-tips bagi para entrepreneur yang ingin memulai usaha.

Berikut Cara “PROVEN” Menjadi Pengusaha Sukses dari Nol

Banyak dari kita mungkin bingun, bagaimana kita memulai bisnis, bisnis apa yang harus saya jalani, karena semua bisnis sudah ada.

Baju, makanan, online… semua sudah ada. Harusnya saya mulai dari mana???.

 

Apakah Anda juga seperti itu? Kalau IYA, ,maka Anda wajib perhatikan 5 poin berikut ini:

 

1. Fokuslah Pada Hobi atau Passion Anda

Hobi Anda apa?
Anda sukanya gimana?

Passion adalah sesuatu yang Anda sukai, Anda tidak merasa bosan meskipun mengerjakannya meskipun sampai larut malam, libur, bahkan sampai mengorban waktu santai Anda.

Anda tidak pernah menyerah dan menyukai itu.

Misalnya passion Anda adalah menggambar, membuat lukisan, dan ternyata setelah Anda melihat gambar yang Anda buat, karya Anda terlihat keren dan berkelas.

Katakanlah Anda suka menggambar gedung-gedung pencakar angit.

Nah… itulah mungkin passion Anda..

Ketika Anda suka mengerjakan hal tersebut – saran saya jangan hanya jadikan hobi, tapi buatlah hobi Anda naik kelas dengan menjadi Master pada bidang tersebut.

Misalnya Anda tadi hobi menggambar, dan gambar Anda fokus lebih ke gambar-gambar bangunan, building gedung-gedung pencakar langit.

Asah terus…Belajar terus… carilah sertifikasi, bagaimana Anda bisa jadi master di hobi Anda itu.

Jadi, jangan cuma fokus ke hobi, tapi fokuslah ke passion dan juga asah-lah hobi Anda supaya Anda menjadi master di hobi tersebut.

2. Hubungkan Hobi Kepada Manfaat

Maksudnya seperti apa?

Begini, misalnya Anda memiliki hobi menggambar.

Apakah gambar tersebut bermanfaat untuk orang lain?

Carilah sebuah titik dimana gambar Anda bermanfaat untuk mereka.

Tanyakan pada diri Anda sendiri untuk mengevaluasi produk Anda.

Apakah mereka akan membeli gambar Anda? apakah gambar itu berguna untuk hidup mereka? Dan apakah mereka rela membeli produk Anda dengan harga mahal?

Dengan terus menanyakan pada diri Anda terus-menerus, itu akan menggali lebih dalam produk Anda, sehingga Anda bisa menghadirkan produk yang inovatif, dan menjadi problem solver untuk mereka.

3. Tentukan Target Market Anda, dan Fokuslah Kepada Mereka

Siapakah yang nantinya akan membeli ataupun membayar hobi Anda, gambar Anda?

Orang-orang yang seperti bagaimana mereka itu, cari tahu lebih dalam tentang berapa umur mereka? Berapa income mereka? Apa kebutuhan mereka? Gaya hidup mereka seperti apa?

Semakin spesifik target market Anda, maka semakin mudah Anda menjual produk Anda. Karena target market 10 kali lebih penting dalam berjualan.

4. Fokuslah Pada Solusi yang Mereka Butuhkan

Setelah Anda tahu siapa target market Anda, selanjutnya fokuslah kepada solusi.

Misalnya tadi target market Anda adalah seorang yang ingin membangung gedung pencakar langit. Dia mencari arsitek yang ahli menggambar gedung. Dia mencari arsitek yang spesifik, maka Anda akan dicari oleh mereka.

Itu adalah solusi untuk target market Anda, dan mereka tertolong dengan skill Anda.

Fokus pada Problem Solver.

Simple problem solver adalah BEFORE-AFTER

5. Fokus ke 4P Marketing Tools

Apa itu 4P Marketing Tools?

Phillip Kotler pencetus 4P of marketing dia benar-benar menciptakan itu dengan luar biasa.

Ketika anda ingin memasarkan produk anda dengan bagus, fokuslah pada 4P ini secara detail.

> P yang Pertama adalah PRICE

Bagaimana Anda bisa membuat harga yang pas untuk target market Anda. Mahal atau murah itu tergantung dari benefit yang akan mereka dapatkan, mahal atau murah itu relatif..

Mahal atau murah itu bisa dihubungkan dengan masalah yang mereka hadapi, walaupun calon customer anda harus membayar lebih mahal, karena benefit yang akan mereka dapatkan dan manfaat yang akan mereka dapatkan jauh lebih banyak daripada apa yang mereka dapatkan, maka itu tidak menjadi masalah.

Jadi mereka akan menganggap bahwa harga yang mereka dapatkan akan terasa tidak terlalu mahal.

> P yang Kedua adalah Tentang PALACE

Tempat dimana Anda akan melakukan usaha anda.

Ada 3 tempat yang bisa anda gunakan untuk melakukan usaha.

  • Anda bisa melakukan usaha anda di offline, retail
  • Anda bisa melakukan usaha anda di Online
  • Anda bisa melakukan usaha via telefon

Tergantung dimana target market Anda, dan harus sangat spesifik, Anda bisa menganalisanya sendiri.

Kira-kira dimana tempat berjualan yang tepat untuk produk saya?!, apakah di retail, online, atau via telefon?

> P yang KETIGA mengenai PRODUK yang Anda Jual

Produk yang baik adalah produk yang fokus kepada SOLUSI.

Bagaimana produk Anda bisa menjadi solusi?

Bagaimana produk Anda memberikan manfaat?

Bagaimana Produk Anda bisa membantu target market atau customer Anda?

Fokus pada What is your produk Do to help customer, NOT what is your product.

> P yang ke EMPAT adalah PROMOTION

Penting bagi Anda untuk bisa membuat offering kepada calon customer Anda, supaya solusi-solusi dari produk Anda bisa terkomunikasikan dan sampai pada konsumen, sehingga customer sadar akan masalah mereka dan membeli produk Anda.

Kebanyakan customer tidak sadar akan masalah mereka, jadi Anda harus pintar-pintar membuat iklan yang bisa membangkitkan kesadaran akan solusi dari produk Anda.

 

Bagaimana? semakin tercerahkan bukan, gimana cara memulai usaha? semoga bermanfaat dan bisa membantu Anda.

Terimakasih ^_^

 

 

 

Leave a Comment